Setelah sekian taon menggeluti dalam bidang arsitektur (kuliah maksudnye hehee), mencuri2 ilmu, serabut sana serabut sini, wira wiri ngalor ngidul, sharing, dan diskusi....akhirnya menelurkan sebuah ide,,,kenapa ya ga buat konsultan sendiri!! Setelah ditimang - timang lagi..akhirnya terbentuklah sebuah konsultan yg kami namakan uBz Decent Consultant,, sounds funny hah..hehee
Di sini kami melayani design and build, entah itu exterior maupun interior kami layani semua, dengan didukung orang - orang yg telah berpengalaman kami harap kami dapat membantu dan melayani anda yg sedang membutuhkan jasa arsitektur.
Apabila anda membutuhkan informasi lebih lanjut, anda dapat kirim email ke alamat yg tertera pada blog ini.
Terima kasih
Kamis, 19 Juni 2008
all bout jazz
All 'bout JAzz.....
Jazz merupakan salah satu dari aliran musik yang telah lahir lama. Jazz awal mulanya dimainkan oleh orang – orang kulit hitam amerika pada zaman dahulu. Jazz merupakann musik yang sangat unik, ada yang mengatakan bahwa jazz adalah improvisasi. Itu dapat dikatakan benar, karena ketika pertama seorang musisi jazz memainkan jazz, ia berimprovisasi, lalu sejak saat itu juga ia menjadi seorang komposer yang akan memikirkan bagaimana akhir dari musik yang ia mainkan. Ia tidak dapat langsung menetapkan akhir dari musik yang ia mainkan karena itu akan tercipta ketika ia berimprovisasi selama dalam permainannya. Setiap pertunjukan musik jazz itu selalu baru, fresh, karena jazz tidak akan bisa dimainkan persis sama seperti yang telah dimainkan dahulu. Jazz itu mempunyai tujuan, yaitu untuk menemukan, menciptakan dan menegaskan suatu bagian yang hilang pada manusia dalam penemuan jati diri.
Pengertian Jazz
Dari beberapa sumber yang didapat, pengertian jazz atau persepsi terhadap jazz itu berbeda – beda, tergantung dari sudut mana dilihatnya. Berikut beberapa pengertian jazz dari beberapa sumber : 1.Majalah Design Arsitektur, edisi April 2000 Jazz adalah pembebasan jiwa yang hadir dalam ruang bernama “ IMPROVISASI “. Dalam jazz, ada suatu dialog atau percakapan akrab yang terjadi seketika, spontan dan tanpa rencana. Jazz memiliki suatu kerangka, dimana suatu musisi bisa “berakrobat” dan mengalir mengikuti suatu garis petunjuk, namun kemudian berbelok, menghilang lalu kembali lagi, melompat - lompat, menari - nari, jungkir balik, dan semuanya dilakukan secara improvisasi dan tidak saling merusak. Bila tiba saat satu instrumen ditonjolkan, yang lain otomatis tahu diri untuk tidak mengacau. Terkadang suara - suara itu begitu kacau, tetapi bukannya lepas kendali melainkan karena mereka mempermainkan ketertiban, bermain dengan keharusan, bercanda dengan peraturan musikal. Hal - hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh musisi yang beres urusannya dengan ketertiban, tetapi merasa segenap kaidah musikal tersebut tidak cukup untuk menyalurkan kebutuhan untuk bicara melalui instrumen. 2.Oxford Advance Learner’s Dictionary of Current English, A.S Hornby Jazz adalah suatu musik yang populer yang pertama kali dimainkan oleh orang - orang kulit hitam di daerah selatan amerika pada awal abad 20, mempunyai karakteristik improvisasi dan ritem yang kuat. 3.The Jazz Book ( From New Orleans to Jazz Rock & Beyond ), Joachim E. Berendt Jazz adalah Suatu bentuk dari apresiasi musik yang berasal dari Amerika, dimana terjadi dari sebuah konfrontasi antara musik kaum kulit hitam dengan musik - musik eropa. Instrumen, melodi dan harmoni dipengaruhi dari musik - musik western. Ritem phrase dan suara yang dihasilkan di pengaruhi oleh musik - musik dari dataran Afrika dan dari konsep musik orang - orang Afro - Amerika.
Kelahiran Jazz
Para ahli penyidik sejarah musik secara umum memang sepakat, bahwa tahun 1917 dianggap sebagai tahun kelahiran musik jazz. Pasalnya sederhana. Itulah untuk pertama kali kata JAZZ dilabelkan di selebaran-selebaran acara, siar pertunjukan, dan rekaman musik. Lalu karena listrik juga belum lama byar, temuan mesin-mesin baru seperti auto-mobil (1877) sedang thok-cer, dan yang terpenting gramaphon (1887) dan radio (1902) sedang ngetrend, maka tak pelak lagi wabah jazz menyebar luas kemana-mana. Mirip seperti zaman sekarang. Yakni ketika segala macam bentuk musik pop-rock, elektronik dan komputer mengakomodasikan diri ke dalam segala macam penyakit zaman, film, tv, video, kaset, CD, komputer dan macam-macam alat sambung rasa digital-elektronik lainnya yang sedang berkuasa. Kata Marshall McLaughan, alat itu menentukan pesan. Musik lantas menjadi alat komunitas informasi sosial masyarakat industri yang serba konformistis, tidak seperti zaman keemasan budaya musik klasik dan romantik Eropa sebelumnya. Seniman dianggap insan unggulan. Petentang-petenteng di atas pentas menuruti citranya sendiri. Masyarakat yang tak ngerti dicap bego dan dianggap tak paham kebudayaan. Dapat dipahami bila musik jazz kemudian dipercaya dapat memberi rasa baru kebebasan. Mottonya sejak awal memang kebebasan dan pembebasan. Jazz untuk semua dan semua untuk jazz! Tapi jangan salah paham. Jazz itu yang pertama-tama adalah gerakan seni untuk hidup bagi orang-orang yang terlantar, tertindas dan terlupakan. Makanya jazz selalu saja menarik simpati dan dipihaki banyak orang. Jazz merupakan musik yang memberi energi baru untuk tetap hidup dan eksis. "Jazz membangun kepekaan kita akan seluruh kesemestaan hidup", kata Alvin L Kershaw, seorang komentator tv kenamaan (Marshall W. Stearns, The story of Jazz, Oxford UP: 1970). Jazz itu berwatak spontan. Anti-mapan dan selalu mencari jalan keluar. Improvisasi adalah kiat utamanya. Makanya jazz selalu terbuka terhadap perubahan dan masukan. Main jazz itu seperti main bola sepak. Kalau Anda tidak bebas dan tertekan, Anda sulit bisa menyepak-nyepak bola. Jazz juga begitu. "Harus punya spirit untuk memenangi kehidupan dan bukan menjadi pecundang yang degradatif", kata saxophonis Archie Shepp. Masalahnya, seperti dalam permainan bola sepak, bukan hanya sistem, penguasaan teknik, latihan dan kebersamaan kolektif saja yang penting. Kebebasan berkemandirian untuk menentukan pilihan jalan keluar buat memilih keputusan dalam berpikir dan bertindak itu secara fundamental sangat penting dan perlu dalam permainan jazz maupun bola. Itulah yang dipercaya sebagai prinsip seni berimprovisasi (yang bertanggung jawab). Tanpa itu Anda tidak bisa membuat "goal", dan kalah melulu. Seluruh sistem, latihan, pengetahuan, kolektivitas perjuangan apa pun lantas akan jadi sia-sia dibuatnya. Bahkan, kebebasan dalam kemandirian itulah yang sebenarnya menjadi sistem utama (improvisasi) dari "sistem" seni musik jazz. Hubungan antara seni improvisasi yang menjadi roh dalam musik jazz itu dapat diibaratkan bagai hak asasi manusia dalam demokrasi. Bisakah kita bermain demo..., eh jazz? Tengoklah dulu cara permainan "improvisasi"mu!
Aliran dalam Jazz
•Turn of The Century : New Orleans Style
•The Teens : Dixieland
•The Twenties : Chicago Style
•The Thirties : Swing
•Around 1890 : Ragtime
•The Forties : Bebop
•The Fifties : Cool, Hard Bebop
•The Sixties : Free Jazz
•The Seventies Style
•The Eighties Style
•Outlook Style
Element dalam Jazz
1.Sound and Phrasing Suara yang dihasilkan setiap musisi jazz mempunyai karakteristik yang berbeda - beda, itu bisa dipengaruhi oleh kondisi emosional dan ekspresiasi musisi tersebut. Jadi tidak ada strandar suara dalam jazz, karena itu semua kembali lagi kepada kondisi para musisinya. Ini yang membedakan musik jazz dengan yang lainnya.
2.Improvisation Improvisasi adalah elemen utama dalam jazz dimana ini merupakan proses dalam permainan jazz tersebut. Musisi jazz tidak dapat memperkirakan akhir dari permainannya karena itu semua akan mengalir sendiri. Dan mereka belum tentu dapat mengulang apa yang telah mereka mainkan sebelumnya.
3.The Blues Mempunyai not - not standar essensial yang sama juga di gunakan didalam jazz.
4.Harmony Pada dasarrnya jazz tidak selalu mengacu kepada keharmonisan dalam bermusik, itu lebih kepada improvisasi dan pengungkapan karakter musisi tersebut.
5.Melody Melodi itu adalah harmoni horisontal dan harmoni adalah melodi vertikal.
6.Rhythm, Swing Dalam permainan jazz itu terdiri dari bagian melodi dan bagian ritem. Bagian ritem membawa melodi pada jazz.
Jazz merupakan salah satu dari aliran musik yang telah lahir lama. Jazz awal mulanya dimainkan oleh orang – orang kulit hitam amerika pada zaman dahulu. Jazz merupakann musik yang sangat unik, ada yang mengatakan bahwa jazz adalah improvisasi. Itu dapat dikatakan benar, karena ketika pertama seorang musisi jazz memainkan jazz, ia berimprovisasi, lalu sejak saat itu juga ia menjadi seorang komposer yang akan memikirkan bagaimana akhir dari musik yang ia mainkan. Ia tidak dapat langsung menetapkan akhir dari musik yang ia mainkan karena itu akan tercipta ketika ia berimprovisasi selama dalam permainannya. Setiap pertunjukan musik jazz itu selalu baru, fresh, karena jazz tidak akan bisa dimainkan persis sama seperti yang telah dimainkan dahulu. Jazz itu mempunyai tujuan, yaitu untuk menemukan, menciptakan dan menegaskan suatu bagian yang hilang pada manusia dalam penemuan jati diri.
Pengertian Jazz
Dari beberapa sumber yang didapat, pengertian jazz atau persepsi terhadap jazz itu berbeda – beda, tergantung dari sudut mana dilihatnya. Berikut beberapa pengertian jazz dari beberapa sumber : 1.Majalah Design Arsitektur, edisi April 2000 Jazz adalah pembebasan jiwa yang hadir dalam ruang bernama “ IMPROVISASI “. Dalam jazz, ada suatu dialog atau percakapan akrab yang terjadi seketika, spontan dan tanpa rencana. Jazz memiliki suatu kerangka, dimana suatu musisi bisa “berakrobat” dan mengalir mengikuti suatu garis petunjuk, namun kemudian berbelok, menghilang lalu kembali lagi, melompat - lompat, menari - nari, jungkir balik, dan semuanya dilakukan secara improvisasi dan tidak saling merusak. Bila tiba saat satu instrumen ditonjolkan, yang lain otomatis tahu diri untuk tidak mengacau. Terkadang suara - suara itu begitu kacau, tetapi bukannya lepas kendali melainkan karena mereka mempermainkan ketertiban, bermain dengan keharusan, bercanda dengan peraturan musikal. Hal - hal tersebut hanya bisa dilakukan oleh musisi yang beres urusannya dengan ketertiban, tetapi merasa segenap kaidah musikal tersebut tidak cukup untuk menyalurkan kebutuhan untuk bicara melalui instrumen. 2.Oxford Advance Learner’s Dictionary of Current English, A.S Hornby Jazz adalah suatu musik yang populer yang pertama kali dimainkan oleh orang - orang kulit hitam di daerah selatan amerika pada awal abad 20, mempunyai karakteristik improvisasi dan ritem yang kuat. 3.The Jazz Book ( From New Orleans to Jazz Rock & Beyond ), Joachim E. Berendt Jazz adalah Suatu bentuk dari apresiasi musik yang berasal dari Amerika, dimana terjadi dari sebuah konfrontasi antara musik kaum kulit hitam dengan musik - musik eropa. Instrumen, melodi dan harmoni dipengaruhi dari musik - musik western. Ritem phrase dan suara yang dihasilkan di pengaruhi oleh musik - musik dari dataran Afrika dan dari konsep musik orang - orang Afro - Amerika.
Kelahiran Jazz
Para ahli penyidik sejarah musik secara umum memang sepakat, bahwa tahun 1917 dianggap sebagai tahun kelahiran musik jazz. Pasalnya sederhana. Itulah untuk pertama kali kata JAZZ dilabelkan di selebaran-selebaran acara, siar pertunjukan, dan rekaman musik. Lalu karena listrik juga belum lama byar, temuan mesin-mesin baru seperti auto-mobil (1877) sedang thok-cer, dan yang terpenting gramaphon (1887) dan radio (1902) sedang ngetrend, maka tak pelak lagi wabah jazz menyebar luas kemana-mana. Mirip seperti zaman sekarang. Yakni ketika segala macam bentuk musik pop-rock, elektronik dan komputer mengakomodasikan diri ke dalam segala macam penyakit zaman, film, tv, video, kaset, CD, komputer dan macam-macam alat sambung rasa digital-elektronik lainnya yang sedang berkuasa. Kata Marshall McLaughan, alat itu menentukan pesan. Musik lantas menjadi alat komunitas informasi sosial masyarakat industri yang serba konformistis, tidak seperti zaman keemasan budaya musik klasik dan romantik Eropa sebelumnya. Seniman dianggap insan unggulan. Petentang-petenteng di atas pentas menuruti citranya sendiri. Masyarakat yang tak ngerti dicap bego dan dianggap tak paham kebudayaan. Dapat dipahami bila musik jazz kemudian dipercaya dapat memberi rasa baru kebebasan. Mottonya sejak awal memang kebebasan dan pembebasan. Jazz untuk semua dan semua untuk jazz! Tapi jangan salah paham. Jazz itu yang pertama-tama adalah gerakan seni untuk hidup bagi orang-orang yang terlantar, tertindas dan terlupakan. Makanya jazz selalu saja menarik simpati dan dipihaki banyak orang. Jazz merupakan musik yang memberi energi baru untuk tetap hidup dan eksis. "Jazz membangun kepekaan kita akan seluruh kesemestaan hidup", kata Alvin L Kershaw, seorang komentator tv kenamaan (Marshall W. Stearns, The story of Jazz, Oxford UP: 1970). Jazz itu berwatak spontan. Anti-mapan dan selalu mencari jalan keluar. Improvisasi adalah kiat utamanya. Makanya jazz selalu terbuka terhadap perubahan dan masukan. Main jazz itu seperti main bola sepak. Kalau Anda tidak bebas dan tertekan, Anda sulit bisa menyepak-nyepak bola. Jazz juga begitu. "Harus punya spirit untuk memenangi kehidupan dan bukan menjadi pecundang yang degradatif", kata saxophonis Archie Shepp. Masalahnya, seperti dalam permainan bola sepak, bukan hanya sistem, penguasaan teknik, latihan dan kebersamaan kolektif saja yang penting. Kebebasan berkemandirian untuk menentukan pilihan jalan keluar buat memilih keputusan dalam berpikir dan bertindak itu secara fundamental sangat penting dan perlu dalam permainan jazz maupun bola. Itulah yang dipercaya sebagai prinsip seni berimprovisasi (yang bertanggung jawab). Tanpa itu Anda tidak bisa membuat "goal", dan kalah melulu. Seluruh sistem, latihan, pengetahuan, kolektivitas perjuangan apa pun lantas akan jadi sia-sia dibuatnya. Bahkan, kebebasan dalam kemandirian itulah yang sebenarnya menjadi sistem utama (improvisasi) dari "sistem" seni musik jazz. Hubungan antara seni improvisasi yang menjadi roh dalam musik jazz itu dapat diibaratkan bagai hak asasi manusia dalam demokrasi. Bisakah kita bermain demo..., eh jazz? Tengoklah dulu cara permainan "improvisasi"mu!
Aliran dalam Jazz
•Turn of The Century : New Orleans Style
•The Teens : Dixieland
•The Twenties : Chicago Style
•The Thirties : Swing
•Around 1890 : Ragtime
•The Forties : Bebop
•The Fifties : Cool, Hard Bebop
•The Sixties : Free Jazz
•The Seventies Style
•The Eighties Style
•Outlook Style
Element dalam Jazz
1.Sound and Phrasing Suara yang dihasilkan setiap musisi jazz mempunyai karakteristik yang berbeda - beda, itu bisa dipengaruhi oleh kondisi emosional dan ekspresiasi musisi tersebut. Jadi tidak ada strandar suara dalam jazz, karena itu semua kembali lagi kepada kondisi para musisinya. Ini yang membedakan musik jazz dengan yang lainnya.
2.Improvisation Improvisasi adalah elemen utama dalam jazz dimana ini merupakan proses dalam permainan jazz tersebut. Musisi jazz tidak dapat memperkirakan akhir dari permainannya karena itu semua akan mengalir sendiri. Dan mereka belum tentu dapat mengulang apa yang telah mereka mainkan sebelumnya.
3.The Blues Mempunyai not - not standar essensial yang sama juga di gunakan didalam jazz.
4.Harmony Pada dasarrnya jazz tidak selalu mengacu kepada keharmonisan dalam bermusik, itu lebih kepada improvisasi dan pengungkapan karakter musisi tersebut.
5.Melody Melodi itu adalah harmoni horisontal dan harmoni adalah melodi vertikal.
6.Rhythm, Swing Dalam permainan jazz itu terdiri dari bagian melodi dan bagian ritem. Bagian ritem membawa melodi pada jazz.
Langganan:
Komentar (Atom)
